Valentine & Umat Muslim

Well, malam ini saya ingin sedikit mengulas tentang “Valentine” dan dari sisi Umat Muslim.

Maklum, banyak rekan-rekan yang mengira bahwa hari valentine adalah sebuah hari kasih sayang universal. Mungkin memang bagi umat agama tertentu adalah sebuah hari yang istimewa. Tapi perkenankan saya, untuk mengingatkan saudara-saudara saya sesama muslim mengenai perayaan hari kasih sayang ini.

Bagi umat yang merayakan hari kasih sayang ini, silakan. Saya menghormati anda semua, namun saya tidak ikut merayakan perayaan hari kasih sayang anda sekalian. Dengan menghormati belum tentu saya harus mengikuti bukan?

Tapi sekali lagi perkenankan saya sebagai seorang muslim untuk memberikan pencerahan kapada saudara-saudara saya sesama muslim lainnya yang belum mengetahui tentang perayaan ini.

Dari browsingan saya melalui wikipedia (cuma ini aja yah… saya agak malas untuk mencari sumber yang lainnya), tertulis sebagai berikut;

Perayaan Kesuburan bulan Februari

“Asosiasi pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dahulukala. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.”

Hari Raya Gereja

“Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda:

Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di DublinIrlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.”

Yah… Ilmu saya hanyalah ilmu Copy-Paste doang kok…

Cuma saya hanya ingin mengajak saudara-saudara saya seiman yang bisa BERPIKIR, mari kita renungkan tentang asal muasal peringatan hari kasih sayang ini. Dilihat dari sumbernya (meski hanya dari wikipedia), perayaan ini merujuk kepada perayaan umat agama lainnya. Bukan berasal dari iman kita sebagai seorang muslim.

Simpel saja. Lha wong mungkin besok yang tanggal 15 januari saja belum tentu umat muslim mengenang Nabi Muhammad SAW, ngapain kudu ngerayain perayaan yang berasal dari agama lainnya? (Hayoooo ingat nggak kalau tanggal 15 besok ada maulid Nabi???)

Please… Mari kita budayakan berpikir dan bertindak dengan benar. Budayakan berprinsip agar segala tindakan tidak sekedar ikut-ikutan. Miliki sedikit ilmunya, barulah bisa bertindak.

Semoga, saudara-saudara saya sesama muslim, bisa dengan jelas mendapatkan penjelasan dari saya..

Segala yang benar datangnya dari Alloh semata dan segala kesalahan yang saya tuliskan… Saya mohon maaf atas kekeliruannya…

 

One response to “Valentine & Umat Muslim

  1. Ping balik: Tweets that mention Valentine & Umat Muslim « belajar dari jalanan -- Topsy.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s