#DiBalikCikeusik

Setelah sedikit mengulas tentang Ahmadiyah di satu sisi sejarahnya. mari kita lihat secara lebih mendalam mengenai #DiBalikCikeusik di #kultwit oleh mas Akmal Syafri ini.

Tidak akan berpanjang lebar, mari nikmati #kultwit yang telah terangkum ini.

 

#DiBalikCikeusik

 

01. Setelah kita membahas cara #MenyikapiAhmadiyah, mari kita telisik ada apa #DiBalikCikeusik.

02. Ada banyak hal yang pantas untuk dipertanyakan dalam kasus yang satu ini. #DiBalikCikeusik

03. Banyak yg dgn sinis bertanya, “Apa ini perilaku org yg mengatasnamakan agama?” #DiBalikCikeusik

04. Ada jg yg mengatakan, “Mengapa agama bisa melahirkan kekerasan?” #DiBalikCikeusik

05. Menurut saya, pertanyaan2 ini sangat menarik. Bukan hanya perlu dijawab, tp perlu digali lbh dalam. #DiBalikCikeusik

06. Pertama, kita perlu memikirkan kaitan antara kultur dan agama. #DiBalikCikeusik

07. Kalangan liberalis di Indonesia seringkali mengangkat masalah2 kultur utk mendekonstruksi agama. #DiBalikCikeusik

09. Siti Musdah Mulia pernah mengatakan bhw Islam hrs sesuai dgn Pancasila, krn posisinya di Indonesia. #DiBalikCikeusik

10. Rumadi, salah satu peneliti dari kalangan liberal, pernah mengatakan hal yg senada saat debat soal Ahmadiyah. #DiBalikCikeusik

11. Katanya, kurang lebih, “Saya org Indonesia yg kebetulan lahir sbg Muslim, bkn Muslim yg kebetulan lahir di Indonesia”. #DiBalikCikeusik

12. Dalam wacana2 yg diusungnya, kalangan liberalis selalu mengunggulkan kultur di atas agama. #DiBalikCikeusik

13. Mereka tdk mengusik Islam secara langsung, namun membenturkan kultur Indonesia dgn ‘arabisme’. #DiBalikCikeusik

14. Tentu saja, kita bisa merunut sikap mrk dari pendirian kaum orientalis yg menganggap bahwa Islam=Arab. #DiBalikCikeusik

15. Di negara yg kultur kedaerahannya masih sangat kuat, gerakan sekuler-liberal mmg kerap membenturkan kultur dan agama. #DiBalikCikeusik

16. Sementara di negara2 maju, bukan budaya yg diusung, tp hedonisme. Hasil akhirnya sama: anti agama. #DiBalikCikeusik

17. Hal menarik di sini adalah bgmn kaum liberalis selalu mengait2kan sifat2 baik dgn kultur dan sifat2 buruk dgn agama. #DiBalikCikeusik

18. Jadi, kalau suasana kampung aman damai, itu karena kultur masyarakatnya yg toleran. #DiBalikCikeusik

19. Sementara itu, yg mendemo Majalah Playboy disebut ‘preman berjubah’, ‘polisi aqidah’, atau ‘pendemo suci’. #DiBalikCikeusik

20. Kalau terjadi kekerasan yg nampak berhubungan dgn agama, beritanya langsung diblow up di media massa. #DiBalikCikeusik

21. Sementara itu aksi2 tawuran antar warga di bbrp daerah tak pernah dikaitkan dgn kultur masyarakatnya. #DiBalikCikeusik

22. Kalau ada kebaikan, itu pasti dr budaya Indonesia. Kalau ada kejelekan, itu pasti dari agama, particularly Islam. #DiBalikCikeusik

23. Labelisasi seperti ini sudah terjadi sejak lama, terlihat jelas di buku2 pelajaran sekolah kita. #DiBalikCikeusik

24. Dlm pelajaran Sejarah, dikesankan bhw puncak peradaban bangsa Indonesia adalah pd masa kerajaan Majapahit. #DiBalikCikeusik

25. Gajah Mada dgn Sumpah Palapa dianggap sbg bukti kebesaran bangsa Indonesia. #DiBalikCikeusik

26. Pdhl sejarah tak pernah mampu membuktikan realisasi Sumpah Palapa. Sumpah ya sumpah, realisasi soal lain. #DiBalikCikeusik

28. Dgn kata lain, tak ada bukti bahwa Sumpah Palapa pernah terealisasi. #DiBalikCikeusik

29. Di sisi lain, kebesaran bangsa Indonesia juga seringkali ‘diukur’ dari candi2 Borobudur, Prambanan dll. #DiBalikCikeusik

30. Pelajaran sejarah jg menceritakan bhw Majapahit runtuh krn dirongrong oleh kerajaan2 Islam yg baru lahir. #DiBalikCikeusik

31. Sumpah Palapa bukan produk peradaban Islam. Demikian jg candi2. #DiBalikCikeusik

32. Krn itu, muncul kesan bahwa kerajaan2 Islam adlh biang kerok antiklimaks peradaban Indonesia. Pdhl tak ada bukti. #DiBalikCikeusik

33. Ust. Adian Husaini pernah mengatakan bhw mmg Islam bkn ‘peradaban batu’, krn itu tdk mewariskan bangunan2 batu. #DiBalikCikeusik

34. Sejatinya, Islam adalah ‘peradaban ilmu’. Yg diwariskan adalah pemikirannya. #DiBalikCikeusik

35. Jihad mengusir penjajah, misalnya, adalah warisan pemikiran yg bersumber dari ajaran Islam. #DiBalikCikeusik

36. Tidak ada seruan yg lebih kuat utk mengusir penjajah selain seruan jihad. Ulama dan Umara bersatu menyeru. #DiBalikCikeusik

37. Bangsa Indonesia memiliki ribuan bahasa dan dialek. Tapi orang2 Islam mengucap salam yg sama, membaca Qur’an yg sama. #DiBalikCikeusik

38. Oleh krn itu, bisa disimpulkan bhw Islam sebenarnya berperan sbg pemersatu bangsa Indonesia. #DiBalikCikeusik

39. Jika pikiran kita diselimuti fanatisme, bs jd kita akan sinis pd negara2 jiran spt Malaysia, atau saudara sebangsa. #DiBalikCikeusik

40. Terbukti, kultur tak dapat mempersatukan manusia, justru mengotak-ngotakkannya. #DiBalikCikeusik

41. Jika kita sebut nama Soekarno, org Malaysia blm tentu mau dengar. Sebab ia pernah menyerukan ganyang Malaysia. #DiBalikCikeusik

42. Tapi coba sebut nama Buya Hamka, niscaya org Minang, Makasar, Malaysia, Singapura dan Brunei akan mendengar. #DiBalikCikeusik

43. Mengapa? Sebab beliau adalah guru di hati mereka. Islam-lah yg mempersatukan hati mereka. #DiBalikCikeusik

44. Adapun kebanggaan berlebih thd daerah sendiri hanya membutakan manusia. #DiBalikCikeusik

45. Kembali pada masalah kultur dan agama, mengapa agama selalu dipersalahkan? #DiBalikCikeusik

47. Tidak mungkinkah kekerasan justru berakar dari budaya, sebab budaya itu sendiri adalah gubahan manusia? #DiBalikCikeusik

48. Banyak analisis yg menunjukkan bhw tindak kekerasan muncul krn masalah2 sosial. Tp knp agama yg dipersalahkan? #DiBalikCikeusik

49. Gambaran menarik dapat kita temukan dlm film “Sang Pencerah”. Nampaknya kaum liberalis kebablasan di sini. #DiBalikCikeusik

50. Dlm film itu, diperlihatkan kaum kejawen yg bertindak sewenang2 thd dakwah KH Ahmad Dahlan. #DiBalikCikeusik

51. Adegan ini punya nilai strategis bagi kaum liberalis. Tapi bisa jadi senjata makan tuan. #DiBalikCikeusik

52. Sebab, adegan ini memperlihatkan bhw kekerasan jg dilakukan oleh kaum kultural, dan korbannya justru kaum agamis. #DiBalikCikeusik

53. Hemat saya, kasus Cikeusik justru menunjukkan kegagalan konseptual sekularisme. #DiBalikCikeusik

54. Sistem nilai yg dibuat (dan terus direvisi) oleh manusia gagal membawa kedamaian. #DiBalikCikeusik

55. Oleh krn itu, inilah saatnya kita berpaling pada ajaran2 Ilahiyah. Kembali pada ajaran agama yg sebenarnya. #DiBalikCikeusik

56. Kenyataannya, yg memerintah di Republik Indonesia adalah Rejim Sekuler. Knp agama yg dipersalahkan? #DiBalikCikeusik

57. Inilah titik ambigu dari analisis2 yg dibuat oleh kaum liberalis. #DiBalikCikeusik

58. Sebagian di antara org2 liberalis itu mengatakan bhw kaum ulama telah gagal mendidik umat. #DiBalikCikeusik

59. Pernyataan ini bisa kita perdalam dari dua sudut pandang. #DiBalikCikeusik

60. Pertama, kita harus mempertanyakan: siapakah yg membatasi gerak ulama? Jawabannya: rejim sekuler! #DiBalikCikeusik

61.Kedua, kita harus memperhatikan fakta bahwa kampus2 UIN/IAIN telah dikuasai oleh kekuatan liberal. http://bit.ly/e3iRL9 #DiBalikCikeusik

62. Lulusan UIN/IAIN, mudah ditebak, banyak direkrut oleh Departemen Agama, atau mengajar agama di sekolah2. #DiBalikCikeusik

63. Dgn kata lain, Islam liberal-lah yg harus bertanggung jawab atas kerusakan pemahaman keislaman di negeri ini. #DiBalikCikeusik

64. Jika umat Islam Indonesia tdk memahami ajaran agamanya, maka UIN/IAIN tak boleh lari dr tanggung jawab. #DiBalikCikeusik

66. Jika kita membacanya, kita akan merasakan jurang yg begitu lebar dgn pelajaran2 agama yg kita dapat di sekolah2. #DiBalikCikeusik

67. Perbedaan kualitas pengajaran ini perlu kita pertanyakan. Siapa yg menutup akses pd pemikiran para ulama besar itu? #DiBalikCikeusik

68. Buya Hamka dan M. Natsir adalah musuh dari rejim2 sekuler di Indonesia. #DiBalikCikeusik

69. Prof. Rasjidi diabaikan begitu saja oleh Departemen Agama RI krn mengkritik Harun Nasution. #DiBalikCikeusik

70. Jelas sekali, rendahnya kualitas pemahaman umat Muslim di Indonesia bukanlah kesalahan ulama, melainkan rejim sekuler. #DiBalikCikeusik

71. Masalah2 lain yg sangat penting, spt menyikapi ikhtilaf, fiqih dakwah, aqidah, justru dilupakan begitu saja. #DiBalikCikeusik

72. Siapa yg menyusun kurikulumnya? #DiBalikCikeusik

73. Siapa yg telah gagal menjaga kedamaian? Atau jgn2 mmg sejak awal berniat memancing di air keruh? #DiBalikCikeusik

74. Saya rasa, kita semua sudah dapat menemukan jawabannya. #DiBalikCikeusik

75. Mereka rusak Islam, lalu mereka katakan bahwa Islam memang sudah rusak. #DiBalikCikeusik

76. Mereka halangi orang mempelajari Islam, lalu mereka salahkan orang2 yg tindakannya jauh dari Islami. #DiBalikCikeusik

77. Selamat datang di kancah perang pemikiran! #DiBalikCikeusik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s