Jujur

Jujur itu mahal…

Malam ini saya nanya ama salah satu guru saya; “Modalnya kejujuran yah?”

Dijawab; “Iya! Berkali-kali disuap tidak mempan!”

Pernah dalam seminarnya, beliau mengisahkan tentang masa lalunya ketika awal mula resign dari karyawan menjadi pengusaha. Salah satu modal yang ia punya adalah kejujuran. Sebuah kepercayaan yang berhubungan dengan nama baik. Modal awal memang NEKAT sesuai dengan bukunya; The Power of Kepepet..

Tapi ada satu hal yang memang sudah sejak lama dilakukan meski tidak dalam keadaan “Kepepet” sesuai dengan buku itu. Yaitu “KEJUJURAN”..

Dan memang, harganya MAHAL euy!

Mungkin di dalam posisi ini memang saya insyaAlloh bisa menangkal suap menyuap. Karena memang budaya kerja yang dibentuk di instansi saat ini –ketauan masih jadi pegawe– adalah budaya anti suap meski dulu terkenal dengan instansi “basah”.

Tapi mungkin saya masih perlu banyaaaaak sekali belajar mengenai “integritas”, mengenai kepercayaan..

Semoga Alloh memudahkan dan memampukan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s